Direktur LPPM MUI Lukmanul Hakim dan CEO PT Pojok Celebes Mandiri Taufik Zamzami saat penandatangan MoU di INDHEX 2014.foto.MySharing

Telkom Group Dukung LPPOM MUI Berikan Layanan Info Halal

[sc name="adsensepostbottom"]

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menjalin kerjasama dengan Telkom Group dalam pemberian layanan produk halal kepada masyarakat.

Direktur LPPM MUI Lukmanul Hakim dan CEO PT Pojok Celebes Mandiri Taufik Zamzami saat penandatangan MoU di INDHEX 2014.foto.MySharing
Direktur LPPM MUI Lukmanul Hakim dan CEO PT Pojok Celebes Mandiri Taufik Zamzami saat penandatangan MoU di INDHEX 2014.foto.MySharing

Indonesia International Halal Expo (INDHEX) 2014 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta dari 22-25 Oktober menjadi momentum penting bagi LPPOM MUI. Sebab, pada acara yang mengusung tema “ Mengoptimalkan Riset dan Teknologi Informasi untuk Layanan Sertifikasi Halal” ini juga ditandatangi nota kesepahaman (MoU) antara LPPOM MUI dengan Telkom Group. Keduanya sepakat bekerjasama memanfaatkan teknologi informasi untuk beberapa layanan LPPOM MUI.

Beberapa kesepakatan kerjasama yang ditandatangani menyangkut dalam pengembangan jaringan layanan sertifikasi halal LPPOM MUI, PT Pinnet Indonesia akan menjadi online payment point. Sementara itu, gerai pointernya akan dikelola oleh PT Pojok Celebes Mandiri.

Menurut Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim, bersama Telkomsel, LPPOM MUI juga akan mengembangkan layanan konten mobile “TANYAHALAL.” Fasilitas ini memungkinkan pelanggan Telkomsel yang berjumlah lebih dari 138 juta orang untuk mengakses informasi halal melalui ponsel mereka. Hanya dengan mengetik halal (spasi) nama merek, lalu kirim ke 9855 pada ponsel Telkomsel. Maka pelanggan akan memperoleh informasi tentang status kehalalal ssuatu produk.

Selain itu, LPPOM MUI juga akan mengembangkan layanan sertifikasi halal “Halalcloud” bersama Telkom Group. Layanan ini berfungsi sebagai sistem enabler dan paymet point untuk pelayanan sertifikasi halal yang semakin mudah, cepat dan transparan. “Kerjasama ini merupakan langkah MUI membantu masyarakat untuk mengetahui status kehalalan produk yang akan dikonsumsi. Melalui pesan singkat, masyarakat dapat mengecek halal tidaknya suatu produk,” terrang Lukman, dalam sambutannya pada INDHEX 2014, di Jakarta, Rabu (22/10).

Menurutnya, langkah yang diambil ini sebagai salah satu strategi Indonesia dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Ekonomi syariah dan produk halal akan menjadi poin penting bagi Indonesia. “Tujuannya agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar potensial halal, tapi juga produsen produk halal dunia,” tandas Lukman.

Chief Executive Officer PT Pojok Celebes Mandiri, Taufik Zamzani mengatakan kerjasama ini untuk mewujudkan Indonesia menjadi pelopor produk halal dunia. Langkah yang dilakukan pun memperkuat networking informasi produk halal kepada masyarakat, sehingga bisa dengan mudah mengetahui kehalalal tidaknya suatu produk.”Kita sama-sama tingkatkan pelayanan informasi halal untuk masyarakat. Selain itu, dalam kerjasama ini kami juga memberikan layanan tiket untuk travel di masjid-masjid di seluruh Indonesia,” kata Taufik, kepada MySharing disela-sela INDHEX 2014.

Sementara General Manager Mobile News and Directory Telkomsel Aris S. Wirjoatmodjo menyatakan para pelanggan  telkomsel dapat memeriksa kehalalan produk dengan mengetik Halal (spasi) nama produk, lalu kirim 9855 dengan tarif Rp 550,00 per sms.Setelah itu, pengirim akan mendapat balasan mengenai informasi produk. Informasi yang diberikan meliputi status halal tidaknya produk, nomor registrasi halal, tanggal kadaluarsa registrasi, dan nama produsen.” Telkomsel ini merupakan satu-satunya operator yang bekerjasama dengan MUI secara eksklusif dan diharapkan kesepakatan ini berlanjut,” kata Aris kepada MySharing, di Jakarta, Rabu (22/10).

Aris menegaskan bahwa gaya hidup halal semakin menjadi tren terutama di kalangan muda. Selain itu, di sisi lain, penggunaan gadget juga semakin menjamur. Oleh karena itulah, Telkomsel dan MUI ingin menyatukan dua gaya hidup tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan gaya hidup halal.

Lebih lanjut Aris memaparkan, pada akhir tahun, Telkomsel juga akan mengembangkan layanan informasi halalnya. Telkomsel berencana memperluas informasi tidak hanya seputar makanan dan minuman halal, tetapi merambah ke gaya hidup, hijab dan wisata halal. “ Langkah ini sebagai upaya menghadapi AFTA 2015, dimana ekonomis syariah menjadi poin penting. Ini karena hala telah menjadi tren global,” tandasnya.

.