Halal Trip baru saja meluncurkan aplikasi terbarunya yang berisi fitur food spotting dan waktu sholat kemarin, Rabu (7/1). Dalam waktu dekat, perusahaan yang berbasis di Singapura ini juga akan menambah tiga fitur baru.

Berikutnya, dua fitur baru juga akan ditambahkan dalam waktu dekat, yaitu panduan kota (city guides) dan pemesanan hotel (hotel booking). Sementara, dalam beberapa bulan ke depan, fitur lainnya akan menyusul diantaranya jasa pemesanan langsung (direct booking service).
“Umat muslim sama seperti masyarakat umum lainnya senang untuk pergi ke tempat baru, makan dan berbagi pengalamannya. Karena itu, kami ingin menawarkan pengalaman berwisata yang lengkap melalui kehadiran aplikasi ini,” ujar Bahardeen, dalam siaran pers yang diterima mysharing, Kamis (8/1). Baca: Halal Trip Luncurkan Versi Mobile
- KNEKS dan Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala bekerja sama Mengembangkan Hilirisasi Bahan Baku Halal berbasis Minyak Nilam
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Jumlah Transaksi Top Up Kartu Uang Elektronik Hingga 180,52%
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
Kehadiran fitur-fitur dalam Halal Trip versi mobile itu pun dinilainya dapat membuat perencanaan wisata umat muslim lebih mudah dan menyenangkan daripada sebelumnya. Melalui Halal food spotting, pengguna dapat mengunggah foto makanannya, berkomentar dan membaginya via media sosial. Aplikasi yang berintegrasi dengan kalkulator CrescentRating’s in-flight prayer time ini juga memungkinkan pengguna untuk mengetahui waktu sholat dan arah kiblat saat di pesawat.
CrescentRating, sister company HalalTrip, pun telah memberikan peringkat restoran halal kepada lebih dari 50 restoran di seluruh dunia, termasuk diantaranya di Peru, Vietnam, Taiwan, Belgia, Amerika Serikat dan Austria. “Makanan halal adalah salah satu aspek penting bagi wisatawan muslim dan kami melihat kini semakin banyak restoran yang ingin menyediakan makanan halal dan lebih ramah muslim untuk mengakomodasi pasar ini,” cetus Bahardeen. Baca Juga: Inilah Lembaga Sertifikasi Halal Asia yang Diakui LPPOM MUI

