PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk (BNI) menandatangani perjanjian Mini Master Repurchase Agreement (Mini MRA) dengan tiga bank asing yang beroperasi di Indonesia.

Penantangan Mini MRA ini masing-masing dilakukan secara terpisah yaitu Bank of Tokyo Mitsubishi-UFJ pada 15 Desember 2014, JP Morgan Chase Bank pada 18 Desember 2014, dan HSBC pada 9 Januari 2015. “Dengan telah ditandatangani perjanjian ini, ketiga bank asing tersebut siap melakukan transaksi Repo dan Reverse Repo dengan BNI,” kata Suwoko, dalam rilisnya yang diterima MySharing, Rabu (14/1).
Sejak diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) pada 18 Desember 2013, perjanjian Mini MRA baru ditandatangani oleh bank BUMN, bank swasta nasional, bank campuran dan bank pembangunan daerah. Selama ini, kata Suwoko, bank asing yang beroperasi di Indonesia belum ikut berpartisipasi dalam transaksi Repo dan masih mengandalkan transaksi pasar uang antar bank (PUAB) untuk memenuhi kebutuhan likuiditas rupiahnya.
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
- Bank Muamalat Indonesia Menutup Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-81 dengan Meriah
- CIMB Niaga Hadirkan Beragam Apresiasi untuk Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026
- Bank Muamalat Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Tempatkan Nasabah sebagai Pusat Inovasi
Suwoko menyampaikan mendukungnya terhadap upaya meningkatkan volume transaksi Repo dan Reverse Repo, yang sifatnya secured dengan underlying surat berharga, agar distribusi likuiditas di pasar uang lebih merata sekaligus mitigasi risiko kredit. “Dengan adanya partisipasi dari bank asing dalam transaksi Repo dan Reverse Repo diharapkan pasar Repo akan semakin ramai, dan turut mendukung pendalaman pasar uang,” ujarnya.
Menurutnya, sampai saat ini, BNI sudah menandatangani Mini MRA dengan 47 bank. Dan sejak diluncurkan, volume transaksi Repo dan Reverse Repo BNI sudah mencapai Rp 28,45 triliun. “Di tahun 2015, kami menargetkan untuk menambah bank yang menandatangani Mini MRA dengan BNI. Agar volume transaksi Repo dan Reverse Repo kami terus meningkat,” tukasnya.

