Diharapkan semangat masyarakat Indonesia untuk menunaikan zakat semakin tumbuh.
Keistimewaan bulan Ramadhan yang menawarkan pahala berlipat ganda. Hal ini terlihat juga langsung dalam meningkatnya tren berdonasi para donatur Rumah Zakat dan masyarakat secara umum. Menurut CEO Rumah Zakat (RZ) Nur Efendi, pada Ramadhan 2016 sebanyak 125.173 paket bantuan dapat tersalurkan ke seluruh Indonesia. Meningkat dari tahun tahun 2015 yang jumlahnya 110.291 paket bantuan.
Nur menururkan, untuk tahun 2017, program Senyum Ramadhan Rumah Zakat mengusung Ramadhan Happy Energy, dengan niat memberi kebanggaan bagi siapapun yang memberi dan menerima bantuan. Hal ini terinspirasi dari semangat masyarakat akan animo berbagi, yang diharapkan mampu menjadi bagian gaya hidup masyarakat.
“Meskipun donasi yang paling banyak diamanahkan oleh masyarakat adalah zakat.Diharapkan Senyum Ramadhan ini menjadi alternatif pilihan donasi para muzakki dan masyarakat Indonesia,” ujar Nur saat konferensi pers peluncuran program Senyum Ramadhan di Demang Restaurant & Coffe Lounge, Jakarta, Selasa (16/5).
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
- CIMB Niaga Tingkatkan Pengalaman Nasabah di Bandung melalui Digital Branch Pasirkaliki
- ANTAM dan Bank Muamalat Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Emas Nasional
Hal ini menurut Nur, sangat bersesuaian dengan visi pemberdayaan masyarakat berkelanjutan berbasis dana zakat. Rumah Zakat sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) memiliki peran strategis untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Ini dikarenakan LAZNAS diantaranya memiliki peran sebagai lembaga filantropi yang menghimpun dana zakat dengan potensi yang besar dari masyarakat, sekaligus sebagai pelaku langsung program-program pemberdayaan secara langsung di tengah masyarakat.
Nur berharap agar semangat masyarakat Indonesia untuk menunaikan zakat semakin tumbuh. “Tren untuk berbagi di Bulan Ramadhan bisa menjadi semangat, bahkan gaya hidup sepanjang tahun. Karena ini berarti memperbesar peluang kita untuk memberdayakan masyarakat yang kurang mampu,” pungkas Nur.

