berita ekonomi syariah

Wisata Syariah Lebih Potensial

[sc name="adsensepostbottom"]

berita ekonomi syariah

Jumlah umat muslim yang melakukan perjalanan wisata semakin bertambah setiap tahun. Tidak hanya dari sisi kuantitas per orangnya yang bertambah, tetapi juga jumlah dana yang dikeluarkan.

Ketua Umum Asosiasi Hotel dan Restoran Syariah Seluruh Indonesia, Riyanto Sofyan, menuturkan saat berlibur pengeluaran wisatawan muslim tercatat lebih besar dari wisatawan umum lainnya. “Wisatawan mancanegara secara umum pengeluarannya hanya 1100 dolar AS per hari dengan average stay antara 3-4 hari, sedangkan yang wisatawan muslim bisa sampe 21 hari dengan pengeluaran 2500-2700 dolar AS per hari,” ungkap Riyanto.

Menurut Riyanto, posisi wisata syariah Indonesia memang masih di bawah Malaysia dan Uni Emirat Arab, tapi Indonesia punya potensi besar. Malaysia telah menggaet 5,8 juta wisatawan muslim. Sementara di Indonesia pada tahun 2013 setidaknya ada 8,8 juta wisatawan mancanegara yang menyumbang devisa sebesar 10 miliar dolar AS.

“Dari riset yang kami lakukan porsi wisatawan mancanegara muslim yang datang ke  Indonesia dari jumlah itu estimasinya baru 18 persen, atau sekitar 1,6 juta. Maka kalau wisata syariah bisa terpadu dan terencana baik dan seluruh stakeholder bisa commit maka share yang 18 persen itu bisa lebih lagi,” kata Riyanto. Ia menambahkan kunjungan wisata di Jakarta pun meningkat 13 persen dan seluruhnya berasal dari wisatawan mancanegara muslim.

Selain itu, potensi wisatawan domestik pun besar untuk digarap. Setidaknya ada 125 juta turis domestik dengan pengeluaran mencapai Rp 175 triliun. “Kesadaran bersyariah semakin meningkat di Indonesia dan menunjukkan ada paradigma etika baru di sini,” tukas Riyanto.

Dalam mengembangkan wisata syariah pemerintah telah menetapkan empat sektor, yaitu hotel, restoran, biro perjalanan dan spa. Pemerintah pun telah mengeluarkan peraturan menteri untuk pedoman penyelenggaraan usaha hotel syariah, sehingga pelaku industri punya persepsi yang sama mengenai hotel syariah. Dalam pedoman tersebut ada 74 sub unsur mengenai standar hotel syariah. Indonesia telah memiliki sejumlah hotel syariah di berbagai daerah, seperti di Medan ada Hotel Madani dan Hotel Saka, di Bali ada Bayt Kaboki Hotel, Hotel Aziza by Horison Hotel Grup dan Hotel Syariah berbintang lima di Solo.