yield sukuk

Yield Sukuk Global Indonesia Diperkirakan di Level 4,625%

[sc name="adsensepostbottom"]

Roadshow penawaran sukuk global pemerintah Indonesia baru saja selesai pekan lalu. Kendati belum ada pengumuman resmi pemerintah, namun diperkirakan yield kupon sukuk global akan berada di bawah nilai kupon dari penerbitan sukuk global tahun lalu.

yield sukukBerdasar sumber yang dilansir dari Bloomberg, Selasa (2/9), sukuk bertenor 10 tahun yang ditawarkan ke investor tahun ini akan memiliki yield di kisaran 4,625 persen. Nilai tersebut lebih rendah dari penerbitan sukuk global tahun lalu yang sebesar 6,125 persen dan jatuh tempo pada 2019.

 

Menurut Chief Investment Officer Mandiri Manajemen Investasi, Priyo Santoso, nilai tersebut akan lebih menguntungkan bagi Indonesia tahun ini. “Investor melihat bahwa risiko politik Indonesia telah mereda, sehingga itu diikuti oleh premi risiko yang menurun,” katanya.

Lembaga pemeringkat, Moody’s memberikan Baa3 untuk surat utang negara Indonesia. Berdasar pernyataan yang dikeluarkan Moody’s, meskipun Indonesia memiliki beban utang publik yang kecil, produk domestik bruto per kapita yang rendah dan tingginya proporsi utang yang dimiliki oleh orang asing membuatnya rentan terhadap risiko eksternal. Sementara, Standard & Poor’s memberikan peringkat BB+ dan Fitch memberikan BBB-.

Pemerintah Indonesia menunjuk CIMB, Emirates NBD, HSBC dan Standard Chartered sebagai arranger sukuk global. Dari roadshow penerbitan di tahun ini ke sejumlah negara di Asia, Eropa, dan Timur Tengah diperkirakan pemerintah Indonesia dapat meraup dana 1 miliar dolar sampai 1,5 miliar dolar AS.

Penerbitan sukuk global menunjukkan pertumbuhan pesat di semester pertama tahun ini. Jumlahnya meningkat 8,2 persen menjadi 66,2 miliar dolar AS dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 61,2 miliar dolar AS. Pada kuartal kedua saja penerbitan instrumen syariah itu mencapai total 35,1 miliar dolar AS. Malaysia tetap menjadi pemimpin pangsa pasar dengan 63 persen (41,7 miliar dolar AS) dari total penerbitan sukuk global pada semester pertama 2014.

Dalam konteks issuer (penerbit), sukuk negara memimpin dengan jumlah 21,37 miliar dolar AS di paruh pertama 2014. Pencapaian itu diperkirakan dapat terus dipertahankan dengan jumlah 20,6 miliar dolar AS. Sementara, sektor sukuk korporasi mempunyai pangsa pasar 27,1 persen (9,5 miliar dolar) di kuartal dua 2014. Total penerbitan sukuk korporasi tersebut meningkat dibanding kuartal pertama 2014 yang tercatat sebesar 5,7 miliar dolar AS (18,4 persen). Penerbitan sukuk korporasi sebagian besar dilakukan oleh lembaga keuangan, real estate, dan perusahaan energi.