Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) akan melakukan rights issue sebagai langkah penambahan modal di tahun ini.

Dalam RUPSLB pemegang saham telah menyetujui pengeluaran saham baru bernilai nominal Rp 100 per saham melalui Penawaran Saham Umum Terbatas I dengan jumlah total saham yang dikeluarkan sebesar 1.481.481.480 saham dengan Harga Penawaran sebesar Rp 135 per saham kepada para pemegang saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Dengan demikian, WOM Finance akan memperoleh dana segar sekitar Rp 200 miliar.[su_pullquote align=”right”]”Di tahun ini kami membutuhkan dana setidaknya hingga Rp 6,5 triliun untuk pembiayaan baru.”[/su_pullquote]
Direktur Keuangan WOM Finance, Zacharia Susantadiredja, menuturkan tambahan modal yang diperoleh dari rights issue akan digunakan untuk modal kerja dan mendukung pertumbuhan usaha melalui peningkatan pembiayaan. “Di tahun ini kami membutuhkan dana setidaknya hingga Rp 6,5 triliun untuk pembiayaan baru,” ujar Zacharia. Baca Juga: Multifinance Syariah Perlu Didorong Insentif Pemerintah
- BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung
- CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
Selain dari rights issue, kebutuhan dana juga akan diperoleh dari penerbitan surat berharga dan pinjaman bank. “Kami percaya selain dapat memperoleh dana dari internal, kami dapat pula memeroleh dana dari eksternal seperti penerbitan surat berharga atau dari sumber dana lainnya,” tukas Zacharia. Baca: Obligasi Konversi Bersyarat Dalam Bentuk Sukuk, Bisakah?
Pada 2014 WOM Finance menyalurkan pembiayaan 594 ribu unit sepeda motor senilai Rp 6,1 triliun. Jumlah tersebut naik 11 persen dari 2013. Di tahun ini WOM Finance menargetkan pertumbuhan antara 6-8 persen, atau seiring dengan pertumbuhan penjualan sepeda motor di Indonesia. Saat ini aset WOM Finance sebesar Rp 5 triliun.

