Islamic Development Fund (IDF) dibentuk untuk membangun kemandirian umat Muslim.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat akan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Islamic Development Fund (IDF) pada 6 Maret 2017 di Hotel Lumere, Jakarta.
Ketua IDF Lukmanul Hakim mengatakan, soft launching IDF sudah terlaksana setahun lalu yakni pada Mei 2016. Lukman berharap IDF sudah bisa grand launching pada April 2017 mendatang..
“April 2017 ini grand launching. Soft launching IDF Mei 2016, sebelum satu tahun harus sudah grand launching,” kata Lukman.
- Perkuat Ekosistem Haji, Bank Muamalat Gandeng Harakah Majelis Taklim Edukasi Perencanaan Keuangan Syariah
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
Menurut Lukman, IDF MUI dibentuk untuk membangun kemandirian umat Muslim. sekaligus kemandirian MUI. Adapun materi-materi yang akan disampaikan dalam rapat nanti adalah dakwah khusus, peningkatan literasi keuangan syariah, beasiswa kader ulama, bantuan bencana, MUI tower, dan investasi wakaf produktif.
Masing-masing materi tersebut akan dibahas oleh pihak-pihak yang sudah ditentukan dan komisi-komisi di bahwa MUI. Terkait dengan transparansi aliran keuangan, Lukman mengatakan, bahwa IDF telah bekerjasama dengan auditor independen.
“Dengan kerja sama itu, sehingga setiap report (laporan) IDF harus terbuka semua tidak boleh ada yang tertutup,” kata Lukman.
Dengan akan dilaksanakannya grand launching, Ketua Umum Ma’ruf Amin menyaranakn agar IDF menguatkan landasan hukumnya sehingga ke depan berjalan lancar.

