Besok, Jepang Gelar Halal Expo Perdana

[sc name="adsensepostbottom"]

Dalam beberapa waktu terakhir ini Jepang semakin serius memberikan layanan bagi wisatawan muslim yang berkunjung ke sana. Tak hanya menambahkan fasilitas tempat solat di bandara, sejumlah pemilik restoran juga mulai menyertifikasi halal restorannya. Demi menambah kesadaran akan produk halal, Jepang pun menyelenggarakan Japan Halal Expo 2014.

JapanExpo halal pertama tersebut akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 26-27 November 2014. Acara bertema “Global Expansion of Made in Japan Halal and Development of a Domestic Halal Environment” ini diselenggarakan di Makuhari Messe Convention Center, prefektur Chiba. Japan Halal Expo pun tak hanya akan dihadiri oleh pemangku kepentingan Jepang, tetapi juga dari luar negeri, lembaga sertifikasi halal, dan para penggiat industri halal.

Jumlah wisatawan muslim yang datang ke Negara Matahari Terbit ini memang terus tumbuh. Dalam kurun waktu 2004-2013 rata-rata pertumbuhannya sebesar 7,2 persen. Menurut CrescentRating, laju pertumbuhan wisatawan muslim yang berkunjung ke sana akan meningkat rata-rata 18,7 persen pada tujuh tahun mendatang. Peringkat Jepang sebagai destinasi wisata syariah juga melonjak dari peringkat 50 ke posisi 40 hanya dalam waktu satu tahun.

Jumlah umat muslim di Jepang saat ini mencapai 120 ribu jiwa. Dimulai pada 1920 ketika ratusan Muslim Turki berimigrasi ke Jepang menyusul peristiwa revolusi Rusia. Setelah itu umat muslim yang bermukim di sana pun semakin beragam, seperti dari Iran, Pakistan dan Bangladesh. Baca Juga: Sambut Wisatawan Muslim, Jepang Kian Berbenah Diri

Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jepang dan berasal dari negara mayoritas muslim meningkat pesat tahun lalu. Hal ini tak terlepas dari relaksasi visa yang diberikan oleh pemerintah Jepang. Setelah Malaysia, baru-baru ini Jepang memberikan insentif bebas visa bagi pemegang paspor elektronik Indonesia.

Berdasar data Japan National Tourist Organization, sekitar 176.500 wisatawan Malaysia datang tahun lalu, atau naik 35,6 persen. Sedangkan, jumlah wisatawan Indonesia yang berekreasi ke Jepang tumbuh 34,8 persen, atau sekitar 136.800 wisatawan.