Pada konferensi keuangan Islam internasional di salah satu universitas tertua di Spanyol.
Dua hari ini, 16-17 September 2019 berlangsung The 4th Islamic Finance, Banking & Business Ethics 2019 Conference di Facultat d’ Economia, Universistat De Valencia, Espana, Spanyol.
Pada acara yang diselenggarakan oleh empat kampus yaitu International Centre for Education in Islamic Finance (INCEIF) Malaysia, Lahore University of Management Sciences (LUMS) Pakistan, Universitat de Valencia Spanyol, dan Universitat Jaume I Spanyol.
Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec dan Murniati Mukhlisin, PhD., M.Acc dari Institut Tazkia, Indonesia terpilih untuk membentangkan hasil penelitianya di kegiatan internasional ini.
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
Konferensi kali ini mengangkat tema “Building a better world through inclusion, sustainability and ethics”. “Riset Syafii Antonio adalah tentang Islamic Spiritual Quotient di bidang audit internal sedangkan Murniati mengangkat isyu tentang survei etnografi disiplin keuangan dalam program pemberdayaan ekonomi dhuafa di Indonesia dan Pakistan,” kata Murniati dalam keterangan tertulisnya kepada MySharing, Rabu (18/9).
Syafii Antonio bukan hanya aktif sebagai pengawas syariah di berbagai lembaga keuangan syariah tapi juga sebagai dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Tazkia tepatnya di program Pascasarjana.
Pun dengan Murniati, walaupun sibuk menjalankan tugasnya sebagai Rektor Institut Tazkia tetapi tetap membagi waktunya untuk memenuhi kewajiban Tridharma sebagai dosen di Program Studi Akuntansi Syariah, Institut Tazkia.
Kampus tuan rumah seminar internasional kali ini adalah kampus yang cukup tua di Spanyol. Meskipun didirikan pada 1499, fakultas ekonomi baru didirikan 50 puluh tahun yang lalu. “Mengikuti perkembangan pesat ekonomi dan keuangan syariah saat ini, para peneliti dalam bidang tersebut sudah mulai muncul di Spanyol. Hal ini nampak dari penelitian dan presentasi dari para dosen, mahasiswa dan praktisi asal Spanyol”, kata Murniati menjelaskan.


