Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) sebagai salah satu wadah pakar ekonomi islam turut mendukung harapan pemerintah dengan mencetak generasi – generasi yang berkualitas di bidang ekonomi dan keuangan islam.
Hal itu dilakukan IAEI antara lain melalui pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Islam – LSP EKBISI
Demikian hal tersebut disampaikan Ketua Umum IAEI – Bambang Brodjonegoro dalam momen Silaturahim Nasional dan Halal Bi Halal IAEI bersama stakeholders ekonomi syariah bertajuk “Sharia Never End” baru-baru ini di Jakarta.
Menurut Bambamg, nantinya lembaga ini bertujuan untuk memberikan standarisasi kompetensi bagi mahasiswa perguruan tinggi tingkat akhir baik nasional maupun internasional sebagai salah satu pendamping Ijazah guna mempermudah mereka untuk memasuki dunia usaha.
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
- BMM dan Bank Muamalat Salurkan Bantuan untuk 4.597 Penyintas Gempa NTT
- Bank Mega Syariah Rayakan Harpelnas 2026 Berikan Layanan Medical Check-Up Gratis untuk Nasabah
Bambang melanjutkan, keberadaan LSP EKBISI ini menjadi penting mengingat sektor ekonomi, bisnis dan keuangan islam terus berkembang di Indonesia dan ditandai dengan meluasnya lembaga keuangan islam seperti perbankan syariah, asuransi syariah, koperasi syariah, dan pasar keuangan syariah serta lembaga sosial islam. Sehingga diharapkan ekonomi syariah di Indonesia khususnya Jakarta sebagai islamic financial centre yakni sebagai offshore bagi industri keuangan syariah.
Lebih lanjut Bambang menyampaikan, IAEI bersama stakeholders berupaya dari sisi peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan mempersiapkan sumber daya yang kompeten dan berkualitas melalui lembaga pendidikan dan pelatihan yang diantaranya saat ini sudah didirikan LSP-EKBISI ini.
“Sehingga ke depannya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Hal ini tentu tak lepas dari peran serta seluruh pihak. Semoga sistem ekonomi, keuangan dan bisnis Islam dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang optimal bagi pembangunan ekonomi bangsa secara luas,” demikian tutup Bambang Brodjonegoro, Ketua Umum IAEI.

