Mahasiswa Ekonomi Islam terus membuktikan kualitasnya.
Muhammad Ikram Abdul Aziz, mahasiswa S1 Institut Tazkia, Bogor yang kini di tahun terakhir Jurusan Akuntansi Islam, terpilih sebagai Duta Besar Indonesia di MTQ Internasional di Masjidil Haram Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi, 7-13 September 2019 / 7-13 Muharram 1441H.
“Ekonomi, akuntansi, bisnis, kewirausahaan atau bidang serupa lainnya telah menjadi prioritas kami sejak awal Tazkia. Kita melihat bahwa jumlah generasi muda yang mengabaikan nilai, norma, dan perilaku moral telah meningkat selama bertahun-tahun. Kami percaya bahwa Al-Qur’an sebagai Asy-Syifa, Al-Furqan adalah salah satu pendorong utama untuk solusi ini”, kata Humas Tazkia dalam siaran persnya yang diterima MySharing (12/9).
Dengan demikian Tazkia sebagai universitas telah berkomitmen untuk terus menawarkan program gelar ke huffaz/ potensi huffaz, untuk menjaga mereka tetap dekat dengan Al-Qur’an pada saat yang sama menanamkannya dalam kegiatan ekonomi.
- BCA Syariah Luncurkan BSya Digital Membership Card Ivan Gunawan Prive dan Mandjha
- CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial dengan Lebih Bijak melalui OCTO
- Masjid Al-Ikhlas PIK Dibuka, Usung Islamic Classical Architecture Padukan Keindahan, Kesederhanaan dan Kekhusyukan
- CIMB Niaga Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar di 2026
Program Hafidzpreneur (Diploma 3-30 Juz) dan Hafidznomist (Sarjana-30 Juz) kami telah dikembangkan secara serius dari waktu ke waktu. “Minggu ini kami akan memindahkan 97 siswa di bawah dua program ini ke kampus ketiga kami di Cilember, Bogor. 400 siswa baru lainnya akan tinggal di kampus asrama kami sementara 2403 siswa yang ada akan memiliki program mereka di kampus utama kami”, kata Humas Tazkia menegaskan.

